Sabtu, 14 November 2009

SYAIR ISLAM



Ketenangan Cinta

Saat risau mengusik

Engkau berikan kedamaian

Kala fajar menyingsing

Engkau curahkan ketenangan

Bagai mimpi yang tak bertepi

Seelok narasi cinta yang terspasi

Semegah awan putih yang berarak

Semekar mawar merah yang merekah

Sedamai cinta yang menerpa hati

Kini mulai terasa hening

Kala Cinta mulai menyapa

Resah dan galau mulai kering

Diterpa gelombang cinta yang bertahta

Sepintas Ketenangan Cinta yang terasa

Pikiran, hati dan jiwa

Kini mulai bernafas lega

Tak ada lagi rasa bimbang

Yang ada hanyalah tenang

Setenang air teduh yang tergenang

''''''''

Narasi Cinta

Beribu terjal yang menjajal

Sejuta rintangan yang menghadang

Bagai sepasukan kuda di medan perang

Menghalau musuh yang mencoba datang mencekal

Begitulah sekisah cinta

Dari setiap anak manusia

Begitu banyak aral yang menerpa

Hingga tak bisa lagi berkuasa

Semua kini bagai buih

Berlarian kecil di atas laut

Semua telah berlalu jauh

Meninggalkan senarasi cinta terbaik

Meranggas…Mengganas…Mencadas

Jurang kebencian dan dendam bara

Meringkuk dalam kepalsuan

Menguasai kalbu yang memutih

Seindah tak mengindah

Sebaik tak membaik

Bagai mentari yang tak bercahaya

Inilah Narasi Cinta yang tertata

Yang mungkin tak pantas untuk Dibaca

''''''''

Melepas Cinta

Kepergian menjadi sosok

Dikala gundah merasuk

Saat kepergian cinta terkuak

Tangisan mulai mengusik

Berat terasa melepaskan Cinta

Sulit terlalu merelakan Cinta

Pergi, pulang kembali ke sana

Dalam pelukan Sang Adam di Surga

Ikhlas tak bisa lagi menahan

Rela tak dapat lagi memanggil

Kembali cinta yang telah pergi

Bagai Melepas Cinta yang abadi

Namun harap tetap ada

Menanti cinta yang ada

Bahkan lebih ada daripada Cinta

Hanya Allah yang akan selalu ada

Dalam setia menemani jiwa di dada

Biarlah cinta pergi

Biarkan cinta lepas

Karna hanya semu sesaat

Tak seabadi Cinta Allah

Sedekat dan melekat di kalbu

.......

Detikan Cinta

Hari kian berlalu

Detik kian berpacu

Bersama denyutan nadi

Dan detakan jantung hati

Jiwa nelangsa memaksa

Merobohkan kekuatan naluri

Selayak ibkis menggoda

Insan dunia merintih dicintai

Bila air langit memercik ke bumi

Membasahi hati-hati yang gersang

Jika Cinta menyapa ke hati

Membuat insan dunia tak bergeming

Sebening air telaga

Sesejuk tetesan embun

Semilir hembusan angin

Menyusup hingga ke kalbu

Se-Detikan Cinta

Mencoba bergerak searah

Menjelajah hati yang resah

Menanti sebuah pengharapan

Saat Cinta mulai berdetik

.....

Keindahan Cinta

Kemegahan awan putih di angkasa

Tak semegah kasih Mu di dalam jiwa

Keindahan panorama alam raya

Tak seindah Cinta Mu di jagad raya

Biarlah semua mengusik

Biarkan semua mengucil

Tapi serasa cinta menerpa

Selayang kemilau kilatan hati

Mengikis kegersangan kalbu

Wahai jiwa yang tenang

Cobalah untuk merenung

Memahami satu makna sayang

Mendalami sejuta rasa yang datang

Mendera kegalauan hati

Meresahkan hidup di dalam asa

Ketika cinta mencoba merasuk

Mengetuk pintu hati yang tertutup

Membuka segala harapan yang ada

Menjadikan hidup lebih bermakna

Inilah yang akan kau rasakan

Saat Keindahan Cinta Nya

Bernaung dalam hatimu

.,.'''''


Suara Malam

Teduh diantara hening malam

Senyap diantara desiran angin

Terhanyut diantara lantunan ayat

Di setiap helaan nafas insan dunia

Keheningan merajai diri

Mencoba menentramkan jiwa

Dalam malam yang tak bersuara

Dalam diam yang tak berkata

Suara malam….

Menjadi saksi ibadah hamba

Hembusan angin malam

Menjadi sahabat dalam doa

Menemani dalam tafakur dan sujud

Detakan detik waktu

Bergulir meninggalkan malam

Dan terus berputar cepat

Tanpa mengenal siapa hamba

Melaju bagai kilatan petir

Yang jatuh di persada alam

Mencoba menyibak tirai nurani

Untuk sekedar bermunajat

Dalam heningnya Suara Malam

;';';


Setetes Cinta

Gersang dimusim kemarau

Tak pelak ku harus mengelak

Meninggalkan duka yang menganga

Memahami akan hadirnya Cinta

Sekelumit kisah cinta

Mendera dalam kehidupan

Memberi sebuah arti makna

Layaknya setetes hujan

Bagi kehidupan manusia

Kerinduan akan cinta

Tak bisa terbendung dalam kalbu

Mencoba untuk melerai

Tak ada upaya dalam serindu

Hanya Setetes Cinta

Yang ku dambakan dari Mu

Hanya Setetes Rindu

Yang kunantikan dari Mu

Wahai Rabb…

Izinkan aku untuk mendekap Mu

Mencicipi kenikmatan bersama Mu

Meski hanya kurasakan

Dalam sujud dan tahajud

............

Sang Pelukis Cinta

Ketika Cinta mulai terkisah

Saat itulah hidup mulai berkisah

Ketika rindu mulai menyapa

Saat itulah jiwa nelangsa

Kapankah semua kan terukir

Dalam segumpal tanah yang terhampar

Kapankah semuakan terlukis

Dalam secarik kanvas Sang Pelukis

Lentikan jemari mulai berarak

Menari dalam kegelisahan hati

Menyeruak semak-semak kerinduan

Dari tangan Sang Pelukis Cinta

Sekejap tangan mungil melambai

Menanti sang mentari pagi

Secerah sinar Sang Rembulan

Mencari gelapnya kerinduan hati

Wahai Sang Pelukis cinta

Lukiskan kisah cinta anak adam

Dalam lembaran kanvas dunia Mu

Agar tetap mengabadi di alam sana

Dan menjadi kawan bercerita

Di Singasana Surga Mu

'''''''


1 komentar:

silak maturan pengendiken plinggihd leq driki...